Kesehatan Tubuh

WASPADA PENYAKIT SETELAH LEBARAN

Rabu, 29 April 2026

Lebaran adalah momen yang paling
ditunggu oleh umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Berbagai hidangan lezat tersaji di meja, mulai dari opor ayam, rendang, hingga
aneka kue manis. Makanan-makanan tersebut sangat menggoda, memanjakan lidah
tapi umumnya mengandung banyak kalori, lemak, gula, dan garam yang bisa
menyebabkan penyakit apabila kita konsumsi secara berlebihan. Ditambah lagi
akibat porsi makan "balas dendam" tidak heran setiap pasca lebaran
mulai muncul keluhan-keluhan kesehatan sehingga meningkatkan angka kunjungan
rumah sakit.
 



Berikut beberapa penyakit yang
perlu diwaspadai setelah lebaran :

1.   Flu dan Batuk
Minuman yang disajikan saat lebaran
biasanya cenderung manis dan dingin (ditambah es). Meskipun menyegarkan,
minuman ini bisa menyebabkan flu dan batuk jika dikonsumsi secara berlebihan.
2.   Kadar Kolesterol dan Gula Darah Meningkat
Kondisi ini terjadi jika kita
mengonsumsi terlalu banyak makanan manis dan berlemak. Sebab, makanan tersebut
bisa meningkatkan kadar kolesterol dan gula dalam darah, sehingga meningkatkan
risiko terjadinya diabetes. Jika kita tidak menjaga asupan seimbang, maka
kolesterol tinggi bisa memicu penyakit stroke dan serangan jantung.
3.   Maag
Maag bisa terjadi akibat perubahan
pola makan setelah berpuasa, atau mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas saat
lebaran. Gejala maag yang biasa terjadi adalah nyeri pada perut bagian atas,
mual, mDuntah, sering bersendawa, nyeri ulu hati, dan kembung pada perut bagian
atas.
4.   Diare
Diare bisa terjadi akibat
mengonsumsi makanan dan minuman yang terpapar bakteri. Gejala diare yang muncul
antara lain sakit perut, feses yang cenderung padat, kram perut, hingga
meningkatkan frekuensi bang air besar (BAB).
5.   Hipertensi
Jika memiliki riwayat penyakit
darah tinggi (hipertensi), sebaiknya hindari makanan yang berlemak. Sebab jika
semakin parah, hipertensi bisa membuat pengidapnya mengalami pusing, sakit
kepala, mual, kelelahan, hingga penglihatan buram.

6.   Asam Urat
Beberapa keluarga memiliki tradisi
menghidangkan hidangan olahan jeroan seperti ati, usus, paru, atau daging merah
berlemak. Makanan tersebut tinggi purin dan bisa meningkatkan kadar asam urat
apabila dikonsumsi berlebihan. Kadar asam urat bisa semakin melonjak apabila
konsumsi makanan di atas dibarengi dengan mengemil keripik emping.

Hal-hal yang perlu diperhatikan
dalam mengonsumsi makanan lebaran :

1. Usahakan hanya mengkonsumsi 1-2
macam lauk saja

2. Kontrol porsi kue Lebaran yang
dikonsumsi, sebaiknya cukup 2-4 buah per hari.

3. Jika terlalu banyak
mengkonsumsi kue Lebaran, usahakan kurangi konsumsi nasi saat makan besar.

4. Batasi konsumsi kue Lebaran
yang mengandung coklat, keju, dan lemak tinggi.

5. Perbanyak konsumsi air putih
minimal 8 gelas atau 2 liter per hari.

6. Kurangi minum-minuman manis dan
bersoda.

7. Perbanyak konsumsi buah dan
sayur dalam sehari.Tetap melakukan aktivitas olahraga ringan atau minimal
berjalan kaki.

8. Usahakan tidur minimal 6 jam
dalam sehari.

Menikmati hidangan Lebaran adalah
hal yang wajar, namun tetap perlu diimbangi dengan pola makan yang sehat dan
seimbang. Dengan menjaga pola makan dan gaya hidup, kita dapat merayakan
Lebaran dengan penuh kebahagiaan tanpa mengorbankan kesehatan.

Sumber

Narasumber
: Lindawati, S.Kep.,Ners

1. Keslan.kemenkes.go.id

2. Health.detik.com

3. Edukasi.kompas.com


 “Unit PKRS”


Beri Rating Artikel Ini

0.0 / 5
0 penilaian
Beri Penilaian
Klik bintang di bawah untuk memberi rating Anda.

Komentar 0

Komentar akan ditampilkan setelah dimoderasi oleh admin.
0/1000
Daftar Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!