BARI News
Tingkatkan Budaya Keselamatan, RSUD Palembang BARI Gelar Workshop Penerapan Hand Hygiene dan Pemakaian APD yang Benar
Palembang, Rabu, 8 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan pasien dan keselamatan petugas kesehatan, RSUD Palembang BARI menyelenggarakan Workshop Penerapan Hand Hygiene dan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) yang Benar sebagai Upaya Keselamatan Pasien dan Petugas di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memastikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan sesuai dengan standar pelayanan.
Workshop diikuti oleh tenaga kesehatan dan unsur terkait di lingkungan RSUD Palembang BARI dengan menghadirkan materi mengenai pentingnya kepatuhan terhadap praktik hand hygiene sesuai standar serta penggunaan APD yang tepat berdasarkan jenis risiko dan tindakan pelayanan. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik dan simulasi agar mampu menerapkan prosedur secara benar dalam aktivitas pelayanan sehari-hari.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas dalam mencegah terjadinya infeksi terkait pelayanan kesehatan (Healthcare Associated Infections/HAIs), melindungi pasien, tenaga kesehatan, serta pengunjung dari risiko penularan penyakit, sekaligus memperkuat implementasi program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di rumah sakit.
Melalui workshop ini, peserta diharapkan semakin memahami bahwa kepatuhan terhadap kebersihan tangan dan penggunaan APD bukan hanya menjadi kewajiban individu, tetapi juga merupakan bagian dari budaya keselamatan yang harus diterapkan secara konsisten di seluruh unit pelayanan. Dengan penerapan prosedur yang benar, risiko infeksi dapat ditekan sehingga kualitas pelayanan dan keselamatan pasien dapat terus ditingkatkan.
RSUD Palembang BARI berkomitmen untuk terus menyelenggarakan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas bagi seluruh tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Melalui penguatan kompetensi dan budaya keselamatan, diharapkan seluruh petugas mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, aman, serta memenuhi standar mutu yang berlaku.
Sumber
humas dan pemasaran
Beri Rating Artikel Ini
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!


