Kesehatan Tubuh
SERING MENATAP LAYAR? Kenali Computer Vision Syndrome dan Cara Mencegahnya
Pernahkah mata terasa lelah, kering, perih, atau pandangan menjadi kabur setelah lama menggunakan komputer atau ponsel? Keluhan tersebut dapat berkaitan dengan Computer Vision Syndrome (CVS) atau digital eye strain, yaitu kumpulan keluhan pada mata dan penglihatan yang dapat muncul akibat penggunaan perangkat digital dalam waktu lama.
SIAPA YANG BERISIKO?
CVS dapat dialami oleh siapa saja yang sering menggunakan komputer, laptop, tablet, maupun ponsel, terutama orang yang banyak melakukan aktivitas di depan layar, seperti pekerja kantor, tenaga pendidik, mahasiswa, dan pekerja lainnya.
Keluhan biasanya dapat berkurang setelah aktivitas melihat layar dihentikan, tetapi dapat mengganggu kenyamanan, konsentrasi, dan produktivitas.
APA SAJA PENYEBAB DAN GEJALANYA?
Keluhan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain:
• Terlalu lama menatap layar tanpa istirahat.
• Jarak dan posisi layar yang kurang tepat.
• Pencahayaan yang kurang nyaman atau adanya pantulan pada layar.
• Posisi duduk yang kurang ergonomis.
• Ukuran tulisan terlalu kecil sehingga mata bekerja lebih keras.
• Gangguan penglihatan yang belum dikoreksi.
Gejala yang dapat muncul antara lain:
• Mata lelah, kering, perih atau terasa panas
• Pandangan kabur atau sulit focus
• Mata merah atau berair
• Sakit kepala
• Sensitif terhadap Cahaya
• Pegal pada leher dan bahu
LINDUNGI MATA DENGAN KEBIASAAN SEDERHANA
1. Terapkan aturan 20-20-20
Setiap 20 menit, alihkan pandangan dari layar selama 20 detik dengan melihat objek yang berjarak sekitar 20 kaki (±6 meter).
2. Berkediplah lebih sering
Berkedip membantu menjaga permukaan mata tetap lembap dan dapat membantu mengurangi rasa kering pada mata.
3. Atur posisi layar
Letakkan layar pada jarak yang nyaman dan sedikit di bawah posisi mata. Untuk monitor komputer, AOA merekomendasikan jarak sekitar 20–28 inci (±50–70 cm) dari mata.
4. Kurangi pantulan dan silau
Atur pencahayaan ruangan dan posisi layar agar tidak terkena pantulan cahaya secara langsung.
5. Perbesar tulisan bila diperlukan
Gunakan fitur zoom atau perbesar ukuran huruf agar lebih mudah dibaca tanpa harus mendekatkan wajah ke layar.
6. Pastikan koreksi penglihatan sesuai
Jika menggunakan kacamata, pastikan ukurannya sesuai dengan hasil pemeriksaan mata.
KAPAN HARUS MEMERIKSAKAN MATA?
Jangan abaikan keluhan jika:
• Pandangan tetap kabur atau terganggu.
• Mata merah atau terasa tidak nyaman terus-menerus.
• Nyeri mata terasa berat.
• Sakit kepala berulang saat menggunakan layar.
• Keluhan tetap muncul meskipun waktu penggunaan layar sudah dikurangi.
Jika keluhan menetap atau mengganggu aktivitas, lakukan pemeriksaan mata secara langsung kepada tenaga kesehatan/dokter.
PERAN TEMPAT KERJA
Tempat kerja juga dapat membantu menjaga kesehatan mata dengan menyediakan meja dan kursi yang ergonomis, pencahayaan yang nyaman, mengurangi pantulan layar, serta mendorong pekerja untuk mengambil jeda secara berkala.
INGAT!
Mata juga membutuhkan istirahat.
Gunakan layar dengan bijak, atur posisi kerja dengan benar, dan jangan abaikan keluhan pada mata.
Jangan lupa periksa kesehatan mata di RSUD Palembang BARI…
Sumber
Referensi
1. American Optometric Association. Computer Vision Syndrome.
2. Kaur K, et al. Digital Eye Strain: A Comprehensive Review. Ophthalmology and Therapy. 2022;11(5):1655–1680.
3. Anbesu EW, Lema GF. Prevalence of Computer Vision Syndrome: A Systematic Review and Meta-Analysis. Scientific Reports. 2023;13:2264.
Direview oleh: dr. Septiani Nadra Indawaty, Sp.M
Instalasi PKRS RSUD Palembang BARI
“Edukasi Untuk Kesembuhan, Pelayanan Untuk Kepuasan”.
Beri Rating Artikel Ini
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!


